Sejak zaman dahulu, alpukat dikenal sebagai tanaman dengan masa berbuah yang cukup lama, sekitar 7 tahun setelah masa tanam. Akan tetapi, sekarang sudah ada jenis baru dari buah alpukat, yaitu alpukat miki.
Alpukat jenis ini dapat berbuah dalam waktu yang lebih singkat, sekitar 3 – 4 tahun setelah masa tanam. Selain itu, alpukat miki juga tahan terhadap serangan ulat karena memiliki kulit buah yang lebih keras daripada alpukat kebanyakan. Tanaman alpukat miki juga sangat cocok untuk dijadikan sebagai tanaman perkebunan maupun tanaman di pekarangan rumah.
Buah yang memiliki nama latin Persea Americana ini merupakan jenis alpukat unggulan yang dapat tumbuh pada daerah dataran rendah dan dataran tinggi mencapai 1500 mdpl.
Alpukat miki memiliki buah yang berukuran cukup besar dengan berat bisa mencapai 0.6 kg/buah. Daging buahnya juga sangat tebal, tidak berserat dan memiliki warna kuning yang sangat menggoda dengan rasa manis khas buah alpukat.
Budidaya alpukat miki juga sangat mudah untuk dilakukan. Alpukat jenis ini sangat cocok ditanam pada tanah yang gembur serta mengandung banyak humus. Pastikan juga lahan untuk menanam alpukat memiliki sistem drainase (pengairan) yang baik, karena tanaman alpukat ini tidak terlalu menyukai genangan air disekitarnya.
Penyiraman dapat dilakukan setiap 2 kali sehari (pagi dan sore), lakukan juga pemupukan menggunakan pupuk kompos/NPK daun setiap sebulan sekali.
Selain lezat, Alpukat miki juga mempunyai 25 kandungan nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, termasuk vitamin A, Vitamin E dan potasium. Oleh karena itu, jika alpukat jenis ini dikonsumsi secara rutin, dapat memberikan berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Seperti :
- Mengurangi resiko stroke.
- Menjaga kesehatan jantung.
- Mencegah kanker.
- Mengontrol tekanan darah.
- Mencegah penuaan dini.
- Menurunkan kadar kolesterol.
- Bagus untuk kesehatan mata.
- Menambah berat badan.
- Mengontrol kadar gula darah.
- Mengatasi bau mulut.
Nama : Alpukat Miki.
Nama ilmiah : Persea Americana.
Asal daerah : Amerika.
Asal bibit : Cangkok / Okulasi
Tinggi Bibit : 25cm – 75cm
Rekomendasi dataran dan : Daerah dataran rendah dan dataran tinggi maksimal 1500 mdpl.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Waktu berbuah : Mulai berbuah saat sudah berumur 3 – 4 tahun.
Tipe pertumbuhan : Pertumbuhan tegak.
Media tanam : Planter bag/pot dengan diameter lebih dari 60 cm atau ditanam pada tanah gembur yang mengandung banyak humus.
Penyiraman : Satu kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun.
No comments:
Post a Comment